Selasa, 11 Maret 2014

Blue Sky Collapse

 

"As I walk to the end of the line, I wonder if I should look back to all of the things that were said and done. I think we should talk it over. Then I noticed the sign on your back. It boldly says try to walk away. I go on pretending I’ll be okay. This morning it hits me hard that still everyday I think about you. I know for a fact that’s not your problem. But if you change your mind you’ll find me, hanging on to the place, where the big blue sky collapse." -Adhitia Sofyan - Blue Sky Collapse

Minggu, 02 Maret 2014

Gajah


my all time favorite song and person.
Gajah!
album kedua Tulus yang lagu-lagunya gak cukup sekedar bagus. selain bagus, kata-kata yang gak pasaran dan bikin semangat. mudah dipahami tapi gak gombal. asik banget pokoknya. beruntung saya sudah pernah nonton Tulus secara live. 2 kali pula. hehehe
semoga saya nanti bisa menontonnya lagi. bahkan bisa berfoto bersama Tulus. amin!

dan ini, salah satu lagu terfavorit yang ada di album Gajah Tulus. berjudul, Gajah juga. :D


Rabu, 19 Februari 2014

Dulu

2014

tidak sadar ternyata sudah setahun saya tidak menulis blog saya. blog yang saya bikin mulai tahun  2010 ini. banyak menyimpan kenangan walaupun hanya lewat tulisan-tulisan yang mungkin kurang enak dibaca dari segi susunan kalimat atau dari susunan bahasa inggris yang salah total juga. hahaha kalau dibaca ulang lagi itu menjadi hal lucu dan menyenangkan. sayapun tidak akan bisa mengulang tulisan di setiap posting -an saya di tahun-tahun yang lalu, ya karena semua itu termasuk kenangan. baik manis maupun pahit adanya.

sepanjang tahun 2013 saya melewati banyak pengalaman yang bisa dibuat pelajaran sebenarnya. tapi apa karena saya terlalu sibuk dengan kisah percintaan. sehingga yaaa saya terlalu rumit di dalam hal itu. but, in the other hand, saya juga mempunyai kepentingan untuk bergulat dengan dunia perkuliahan yang cukup sulit. semua hampir sulit di awal memang tapi akhirnya sayapun bisa menyesuaikan dan jalani saja, toh saya yang milih jalan ini untuk menentukan masa depan saya, tinggal saya saja yang akan berusaha sisanya pasrahkan pada Tuhan.

tentang dunia studi saya...
...saya memulai perkuliahan sekitar bulan Agustus akhir di tahun 2013. saya memilih jurusan Bahasa Inggris program Diploma. sebenarnya waktu itu masih bingung dalam memilih sekolah karena keadaan financial yang mungkin tidak mencukupi untuk masuk di Universitas swasta, maka saya mengikuti seleksi di Universitas negeri. alhamdulillah saya diterima di program Diploma -nya. saya terima saja apapun yang Tuhan kasih karena pasti baik adanya bila saya melakukannya dengan baik dan tetap disyukuri.
menyesuaikan diri dalam dunia perkuliahan tidaklah mudah. memang tidak membutuhkan waktu lama, tapi saya ini orangnya moody sekali. susah sebenarnya hahaha
tapi saya berusaha menyesuaikan diri terus menerus. kalau tidak, saya tidak akan dapat teman. dan seketika waktu berjalan saya mendapatkan teman. ya lumayan untuk diajak berbincang dan sesekali tertawa kecil karena belum begitu dekat. but as time goes by, kenyamanan itu mulai muncul seiringnya waktu hingga sekarang. :)


apakah saatnya menulis cerita dengan percintaan? hahaha duh..
tapi ya sudah tak apa-apa. ini juga bagian dari hidup. sedih dan senang tetap harus dikenang. mungkin ini untuk terakhir kalinya saya mulai mengungkapkan isi hati saya yang tak tahu lah. selanjutnya saya harus berusaha menerima kenyataan yang ada terus dan terus. tidak peduli seberapa dalamnya itu membekas. sudahlah, mari dimulai...

...yak! ini sekarang hidup saya di 2014 yang sempat merasa senang di awal bulan pada tahun ini, dan sebelum 14 Februari. saya masih merasakan getaran rasa sayang dan cinta tulus yang mungkin bisa disebut 'menggebu-gebu'. berlebihan saya pikir tapi tidak apalah, apapun yang terjadi kan saya juga yang menjalani dan merasakan. bukan mereka.
...lanjuuuut
saya memulai cerita ini di awal 2012. saya merasa sangat bahagia bisa mengenal orang ini. saya mengenalnya mulai akhir tahun 2011. memang sewaktu saya baru mengenalnya saya cukup senang dan entah kenapa karena masih ada relasi yang 'kurang menyenangkan' bila diteruskan terhadap teman satu sekolah saya sendiri dan saya tidak mau ambil resiko, maka saya ambil keputusan yang sangat menyakiti orang ini dan saya memulai jalin kasih dengan orang yang salah! perjalanan cinta di akhir 2011 memang sedikit buruk. untung saja tidak berlangsung lama hingga tahun baru 2012. saya tidak tahan, sehingga saya mengakhiri hubungan ini dengan alasan saya terhadap dia yang hambar "untuk apa menjalani cinta bila orang yang kau cintapun sudah hambar perasaannya terhadapmu?" ya, saya tegaskan bahwa saya telah bertekad bulat membuat keputusan untuk berhenti galau dan mengambil jalan terbaik. mulai lah saya dengan kehidupan single. single ya karena saya happy dengan ini. saya tidak memikirkannya setiap hari yang hanya membuang waktu.

"Tuhan menyiapkan sesuatu dengan manisnya sehabis kau tersakiti."
memang iya. selepas dari orang yang salah, saya seperti ditolong malaikat. dia memberikan harapan nyata di saat saya benar-benar sudah malas berharap dan hambar. saya memang pernah dekat dengan orang ini sebelum menjadi pacar orang yang salah tadi. orang ini adalah orang yang saya sakiti sedemikian rupa. jujur, saat pertama saya tahu dia ternyata sangat kecewa, sayapun merasa sangat bersalah kalau sudah menyakiti hati orang. saya menyakiti dia karena persahabatanlah yang saya pilih (gak semuanya tahu kisah ini), jadi maafkan aku, ya S..
saya merasa terselamatkan dari jurang, karena orang ini mengulurkan tangannya kepada saya dan menarik saya ke atas. saya merasakan aman dan nyaman bisa dekat dengannya hingga pada akhirnya saya memilih untuk mengkhianati teman satu sekolah saya demi dia! dia yang saya pilih untuk menjadi teman spesial di hidup saya. mungkin jalan ini salah menurut beberapa orang, tapi buat saya, ini tidak salah. karena saya menemukan bahagia di orang ini. dia baik, dia sangat menyenangkan, dia tidak berlebihan, dan dia sayang tulus dengan saya. sehingga saya rela dibenci beberapa orang dan di bully beberapa pihak dari teman satu sekolah saya ini karena saya memilih orang ini. memang salah, tapi bagaimana lagi. dia lah yang saya pilih untuk mengisi waktu selama 2 tahun ini.

selama waktu berjalan, saya merasa bahagia yang teramat sangat. sempat tidak peduli apa kata orang yang tetap membenci saya, saya tetap memilih bersamanya. walaupun berakhir mengenaskan. rasa aman, nyaman, dan sayang yang saya rasakanpun tidak berubah seiring waktu ini. walaupun saya sering bertengkar hebat dengannya, sampai ia kalang kabut menghadapi saya mungkin. tetapi sepertinya dia tetap mempunyai harapan yang membuat saya percaya untuk bisa bersama dia. karena cerita ini bukan sesederhana sebelumnya. karena disetiap pertengkaran atau masalah yang kita hadapi bisa menyakitkan dari sebelumnya. yang saya rasakan selalu tetap tidak berubah, yaitu tetap mencintainya dan semakin tidak mau kehilangan.
dari mulai tidak bisa mengerti keadaan, tiba-tiba marah karena alesan kesal dengan dia tetapi sering kali diapun juga merasa kesal dari saya. miskomunikasi memang sering kali menghancurkan. salah sangka yang sering kali muncul. tapi buat saya semua ini bisa diperbaiki, saat itu saya hanya percaya bahwa cinta tulus membawa kebahagiaan di ujungnya. ya, sedikit arogan dan egois didengarnya. tapi entahlah, saya dibutakan olehnya. :D
saya bangga sempat mengenalnya lebih jauh, karena dia mempunyai sisi yang membanggakan. dia selalu punya cara menghibur saya dan membuat saya tertawa. dia sangat menyenangkan. seperti tidak ada hal yang saya benci dari dirinya. tapi sebenarnya pasti ada. dia sangat cuek, acuh, selalu saja respon membuat saya kalap. responnya yang seringkali tidak menyenangkan. maka di saat dia sedang romantis atau merespon dengan baiknya, alangkah senangnya saya waktu itu. haha :)
saya memang terkenal dengan raut muka tidak menyenangkan. dan katanya, respon saya terhadap ceritanya dia seringkali tidak menyenangkan juga. saya ragu, sepertinya saya ini orang yang sangat tidak tega -an terhadap orang lain. selalu takut orang akan sakit hati terhadap respon saya. mungkin, kali ini memang beda. saya merasa lebih bisa merespon seadanya ya karena saya belajar dari dia. saya kesal dengan tanggapan yang dia berikan sebelum-sebelumnya. sehingga sayapun bisa merespon dia seperti dia merespon saya. ya begitulah kerumitan yang sering saya hadapi. yang seakan-akan saya selalu sakit hati dengan responnya. karena ya memang kurang menyenangkan. tetapi, bila sering kali dibicarakan sebagai masalah, pasti diapun tidak terima. tidak seperti awalnya, dia meminta maaf dan saya meminta maaf. seperti ada komitmen tetapi komitmen itu memudar. ternyata tidak berguna.

hingga akhirnya saya memulai tantangan baru, dimana saya dan dia harus terpisah oleh jarak yang ditempuh sekitar 10 jam kalau naik kereta. awalnya saya berat, saking beratnya sampai memulai pertengkaran sebelum dia berangkat. maafkan untuk selalu berakhir kekecewaan di akhir pertemuan. karena apa, ya karena sebelumnya saya dibuat marah. walaupun saya berusaha menghindari agar hari terakhir sebelum keberangkatannyapun bisa menyenangkan buat dia dan menenangkan buat saya. tapi saya salah, lagi-lagi nada dan responnya terhadap saya sehingga sayapun tidak bisa menahan emosi. saya marah dalam diam, dan membuatnya jengkel. maafkan...
...sebulan pertama hubungan jarak jauh ini tidak berat buat saya, karena sebelumnya sangat sering bertemu tapi akhirnya terpisah jarak karena tuntutan masa depan. jadiii saya selalu berusaha membuat momen jarak jauh ini dengan mendoakannya dan menyibukkan diri agar tidak terasa saya bisa bertemu dengannya lagi. sangat menyenangkan :)
hingga akhirnya dia sempat pulang karena liburan akhir tahun di mulai. akhirnya bisa melihat wajahnya lagi, tanpa di luar dugaan waktu bersama dia tinggal sebentar lagi. yang saya tahu, saya masih bisa menempuh hingga ulang tahunnya dia. setidaknya seterusnya hingga tahun-tahun berikutnya.
dimana hari-hari saya kembali dipenuhi dengan dia. selalu mengetahui kabarnya, dan bisa memeluknya kapan saja saya mau.
tetapi tidak terasa dia harus kembali memenuhi tuntutan dan kebutuhan masa depannya. saya merasa waktu sangatlah singkat, hingga saya tidak bisa mengerti waktu. dan ingin selalu memeluknya. tapi saya kurang sadar dengan hal itu. dan lagi, pertemuan terakhir sebelum berangkat membuat masalah. membuat tidak tenang satu sama lain. sampai akhirnya masalah larut dalam rasa rindu. rasa rindu yang saya kira akan membawa kebahagiaan dalam 3 bulan ini menunggunya pulang. dan bisa ada di sisinya untuk lebih lama lagi. pikir saya seperti itu. tetapi reaksinya berubah memasuki bulan Februari ini. saya pikir dia masih seperti dulu yang selalu meyakinkan saya bahwa saya punya dia, dia punya saya.
ternyata salah BESAR. dia menghancurkannya seketika, melenyapkannya begitu saja. dia bosan akan segalanya. yang dia bilang bahwa kebosanan hanya terhadap barang bukan orang. karena orang bisa membuatnya senang. ternyata saya salah menaruh harapan di kalimat itu. saya tetap tidak pernah bisa membuatnya senang, hanya selalu membuatnya semakin bosan. hingga dia mengaku dan sangat jujur, mungkin terlalu jujur bahwa rasa sayang perlahan imbang dengan rasa sadar. sadar bahwa bisa melepaskan dan membiarkan saya pergi. alasan kasihan terhadap saya nantinya, karena dia sudah tidak tahan berpura-pura. keputusan ini memang susah buat dia tapi ini semakin susah buat saya. di saat saya sedang menunggunya pulang dan senang bisa melihat wajahnya, memeluk tubuhnya. tapi pupus sudah. rasa sayang dan harapan ini hanya bertepuk sebelah tangan. entah sampai kapan dasar pada jurang bisa kembali pulih. mungkin waktu. saya tidak mengejar target apapun, yang terpenting saat ini adalah gimana saya menanjak jurang ini dan kembali semangat seperti saya yang dulu.
...dan kenangan ini belum seutuhnya menjadi kenangan buat saya karena masih banyak yang saya ingin sampaikan kepadanya tapi mungkin akan saya paksa rendam dalam hati dan hilang begitu saja seiring waktu. karena dimana waktu lah saya menaruh harapan kembali.

selamat tinggal, kamu yang 2 tahun ini sudah mengisi hari-hari saya dan mewarnai hidup saya. terima kasih banyak sudah sempat datang di kehidupan saya yang mungkin banyak liku-likunya. kedatanganmu positif buat saya.

sukses untuk ke depannya ya :)

Rabu, 02 Januari 2013

2013

yihaaaaaauw...

my new year's eve.
malam itu, tepatnya tanggal 31 Desember 2012 ya.. sempet bingung mau ngisi malam tahun baru kemana dan ngapain. keluarga udah pada punya kesibukan. kebetulan di The Sunan Hotel Solo, tempat bapak saya bekerja, ada Ari Lasso konser. sempet kurang begitu tertarik karena mungkin ya begitu aja. dan ternyata cuaca tahun baru sama sekali tidak mendukung untuk kota-kota, alhasil ikutan nonton Ari Lasso aja di Hotel. saya akhirnya ngajak Owob buat join dan dia mau. and, the concert isn't that boring. jadi berpikir negatif itu sebenernya gak berguna ya :)

so.. ini kenangan yang ada malam itu :)

 

Rabu, 19 Desember 2012

Golden Hours

gonna post my September activity.
when I went to Alaska (called Alaska, it means Alaskaret) yea, you know it ;)
me and Satriyo went there to take some pictures of me because he wanted to try the "golden hours."
he said, it only appears for about 2 hours (3.30 pm - 5.30 pm)

I haven't prepared yet about the custom or make up and something like that. but it doesn't matter because white blouse with jeans its okay :D
so... these the results